Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

gabunglah dengan ribuan orang pecinta "HIDUP sehat"

Hama dan Penyakit pada Jagung

Written By Admin on Friday, 30 July 2010 | 08:59

Jagung, siapa yang tak kenal makanan yang satu ini. Hasil panen dapat diolah menjadi olahan jagung yang unik dan variatif. Dalam pengelolaan budidaya Jagung, pengelolaan hamadan penyakit merupakan salah satu faktor utama penentu keberhasilan budidaya,Andapun bisa menikmati hasil panen.
Beberapa jenis hama penting tanaman jagung,diantaranya adalah :
1. Lalat Bibit (atherigona exigua Stein)
Kerusakan : daun berubah warna menjadi kekuningan, bagian yang terserang mengalamipembusukan, akhirnya tanaman menjadi layu, menjadi kerdil atau mati.
Pengendalian : (a) penanaman serentak dan penerapan pergiliran tanaman. (b) tanaman yangterserang segera dicabut dan dimusnahkan. (c) Sanitasi kebun. (d) semprotdengan pestisida yang direkomendasikan 


2. Ulat Pemotong (Agrotis ipsilon, Spodoptera litura,Ostrinia furnacalis Helicoverpa armigera).
Kerusakan : tanaman terpotong beberapa cm diatas permukaan tanah, ditandai dengan bekasgigitan pada batangnya, akibatnya tanaman yang masih muda roboh.
Pengendalian : (a) Tanam serentak atau pergiliran tanaman; (b) cari dan bunuh ulat-ulattersebut (biasanya terdapat di dalam tanah); (c) semprot dengan pestisida yangdirekomendasikan. 

3. Hama Uret (Phyllopaga-Lachnosterna,Holotrichia-Helleri-Brsk)
Kerusakan : Bila larva memakan akar jagung maka akan menyebabkan tanaman kelihatantidak segar, kekuning-kuningan, kerdil dan akhirnya mati. Bila tanaman tidakmati buahnya sangat sedikit.
Pengendalian : (a) pada saat pengolahan tanah, larva dikumpulkan atau kumbang ditangkapsecara fisik (lampu perangkap), juga dengan menggenangi lahan yang akanditanmi, (b) Penggunaan parasitoid, (c) pengendalian kimiawi dengan aplikasiinsektisidagranuler, tatapi hanya efektif dilakukan pada barisan yang akanditanami. 

4. Ulat Grayak (Leucania unipunctata)
Kerusakan : Larva memakan daun. Larva instar awal hanya memakan tepi daun, sementaralarva yang sudah besar memakan seluruh daun. Bila serangan berat maka daun akanterlihat berserakan di atas tanah dan akhirnya tanaman akan mati.
Pengendalian : (a) secara mekanik dengan memencet larva yang masih kecil dan berkelompokdi bagian pucuk, (b) musuh alam seperti kata, burung, jamur pathogen seranggadll, (c) aplikasi insektisida setelah hama mencapai ambang ekonomi. 

Penyakit-penyakit penting pada tanaman jagung, diantaranya adalah :
  1. Penyakit Bulai (Downy mildew)
Kerusakan : (a) umur 2-3 minggu daun runcing, kecil, kaku,pertumbuhan batang terhambat, warna menguning, sisi bawah daun terdapat lapisanspora cendawan warna putih, (b) umur 3-5 minggu mengalami gangguan pertumbuhan,daun berubah warna dari bagian pangkal daun, tongkol berubah bentuk dan isi,(c) pada tanaman dewasa, terdapat garis-garis kecoklatan pada daun tua.
Pengendalian : (a) penanaman menjelang atau awal musim penghujan, (b) pola tanam dan polapergiliran tanaman, penanaman varietas tahan, (c) cabut tanaman terserang danmusnahkan, (d) Preventif diawal tanam dengan GLIO. 

  1. Penyakit Bercak Daun (Leaf bligh)
Kerusakan : pada daun tampak bercak memanjang dan teratur berwarnakuning dan dikelilingi warna coklat, bercak berkembang dan meluas dari ujungdaun hingga ke pangkal daun, semula bercak tampak basah, kemudian berubah warnamenjadi coklat kekuning-kuningan, kemudian berubah menjadi coklat tua. Akhirnyaseluruh permukaan daun berwarna coklat.
Pengendalian : (a) pergiliran tanaman, (b) mengatur kondisi lahan tidak lembab, (c)gunakan fungisida yang dianjurkan 

  1. Penyakit Karat (Rust), Cendawan Puccinia sorghi Schw dan P. polypora.
Kerusakan : pada tanaman dewasa, daun tua terdapat titik=titik noda berwarna merahkecoklatan seperti karat serta terdapat serbuk berwarna kuning kecoklatan,serbuk cendawan ini berkembang dan memanjang.
Pengendalian : (a) mengatur kelembaban, (b) menanam varietas tahanterhadap penyakit, (c) sanitasi kebun, (d) gunakan fungisida yang dianjurkan

No comments:

Post a Comment

Post a Comment