Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

gabunglah dengan ribuan orang pecinta "HIDUP sehat"

Showing posts with label lifestyle. Show all posts
Showing posts with label lifestyle. Show all posts

Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin

Written By Admin on Tuesday, 12 January 2010 | 00:45


Banyak suplemen vitamin yang beredar di pasaran tidak mencantumkan kapan waktu terbaik mengkonsumsinya, apakah dikonsumsi pada pagi atau sore hari, serta apakah saat perut masih kosong atau sesudah makan. Tak ada aturan yang jelas seputar masalah itu, menyebabkan saat-saat minum vitamin kadang menjadi masa yang membingungkan. Karena kalau vitamin itu hanya numpang lewat saja– akibat konsumsi yang tidak tepat– kan sayang sekali. Menurut Barbara Paulsen pakar kesehatan dari Amerika, konsumsi vitamin boleh dilakukan kapan saja begitu kita ingat. Sebab, hanya sedikit perbedaan manfaat yang diperoleh jika mengonsumsi vitamin secara teratur.


Bagi mereka yang ingin mengonsumsi vitamin secara teratur, Barbara Paulsen menyebut sejumlah tips yang bisa dilakukan agar manfaat vitamin lebih optimal. Katanya, konsumsilah vitamin bersama makanan untuk membantu proses penyerapan oleh tubuh. Karena ada sebagian vitamin dan mineral, seperti misalnya, pil zat besi yang berdampak keras bila dikonsumsi dalam perut keadaan kosong. “Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, ada baiknya mengonsumsi pil zat besi bersama makanan,” ujar Paulsen.

Begitupun dengan suplemen vitamin E yang saat ini kebanyakan dibuat bersalut lemak. Untuk memperoleh manfaat yang lebih besar, sebaiknya konsumsi suplemen vitamin E bersama cairan berlemak seperti segelas susu.

Tentang suplemen kalsium, Barbara menganjurkan, lebih baik mengonsumsi kalsium berdosis 300 mg atau kurang, dibandingkan dengan mengasup kalsium dalam jumlah besar sekaligus. Ada baiknya menambah dosis 10 persen jika mengkonsumsi kalsium bersama makanan atau biji-bijian karena bisa menahan proses penyerapan oleh tubuh.

Vitamin dan mineral adalah zat utama bagi fungsi tubuh dan kesehatan. Bermacam-macam jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12, biotin, cholin, asam folat & inositol), C, D, E, Kalsium, Fluorida, Yodium, Zat Besi, Kalium natrium dan sebagainya. Jumlah kebutuhan yang disarankan per hari atau RDA (Recommended Dietary Allowance) adalah jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Standar jumlah yang dibutuhkan tubuh dibuat oleh USA Academy of Sciences dan diperkirakan cukup untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan kekurangan vitamin dan mineral pada orang dewasa. Jumlah kebutuhan ini berbeda menurut umur dan jenis kelamin.

Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan sehari-hari. Diet yang seimbang dengan makanan yang bervariasi, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari (biji-bijian/cereal, ikan, ayam, daging, susu, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang kering, sayur hijau segar).
Menurut Barbara Paulsen, bila konsumsi vitamin dan mineral telah diperoleh melalui makanan sebenarnya tidak diperlukan lagi tambahan suplemen vitamin dan mineral, kecuali pada kondisi khusus. Kini banyak suplemen vitamin dan mineral yang beredar di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter.

Vitamin dan mineral diberikan terutama pada semasa hamil, menyusui, pada bayi yang lahir premature. Penderita penyakit kronis/serius yang mengakibatkan malnutrisi. Penyakit/kondisi tertentu seperti gagal ginjal, membutuhkan diet rendah protein, gangguan penyerapan lambung, dehidrasi (dimana dibutuhkan mineral kalium/natrium/lain-lainnya).
Untuk penyakit batuk-pilek, bisa dibantu dengan vitamin C– meski belum semua dokter setuju dengan pendapat itu. Bagi orang-orang yang menjalankan diet vegetarian (yaitu diet sayur-sayuran tanpa susu/telur), akan mengalami kekurangan vitamin B12.

Manfaat dan kebutuhan vitamin dan mineral yang dianjurkan:
  • Untuk Vitamin A, jumlah yang dianjurkan per hari 5000 International Unit (IU). Vitamin A dapat membantu daya penglihatan malam/warna, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Vitamin B1 (Thiamin), jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1.5 mg. Vitamin B1 untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan susunan syaraf.
  • Untuk Vitamin B2 (Riboflavin), jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Sementara asam folat, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Asam folat berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan.
  • Untuk vitamin C, jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg. Kegunaannya untuk membantu penyembuhan luka, penyerapan zat besi dan kalsium serta mempertahankan kesehatan kulit dan jaringan.
  • Sementara vitamin E, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 30 IU. Vitamin ini mempertahankan kesehatan umum dan kesehatan kulit dan rambut. Vitamin K untuk membantu pembekuan darah pada luka.
  • Untuk kalsium, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1000 mg. Kalsium berguna untuk pembentukan gigi dan tulang, membantu pembekuan darah pada luka serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
  • Fluorida berguna untuk membantu pencegahan kerusakan gigi/karies. Sedangkan Yodium, jumlah yang dianjurkan per hari 150 mcg berguna untuk membantu kesehatn metabolisme tubuh dan mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI).
  • Pada zat besi, jumlah yang dianjurkan per hari 18 mcg. Zat besi berguna membantu pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, mencegah anemia. Sedangkan kalium/natrium, berguna untuk mempertahankan keseimbangan garam dan air dalam tubuh serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Ditegaskan, mengkonsumsi vitamin tidak ada efek sampingnya, kecuali bila dimakan secara berlebihan (Vitamin B, C larut dalam air, sehingga apabila terdapat jumlah yang berlebihan akan dikeluarkan. Namun vitamin A, D, E dan K larut dalam lemak, sehingga jumlah yang berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan).

Vitamin A yang berlebihan menyebabkan penumpukan kalsium dalam otot, penglihatan kabur, rambut rontok dan kulit kering/kuning. Vitamin D yang berlebihan menyebabkan perubahan tulang, kegagalan pertumbuhan pada anak, penumpukan kalsium dalam otot/organ tubuh, batu/kegagalan ginjal dan arthritis (penyakit persendian).


Kalsium yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan zat kalsium dalam otot/organ tubuh. Kalsium/natrium yang berlebihan menyebabkan perubahan dalam tekanan darah/ritme jantung dan kerusakan syaraf/ginjal.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah suplementasi vitamin dan mineral tidak bisa untuk mengganti makanan pokok. Meskipun pembelian vitamin dan mineral tidak perlu resep dokter, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai minum obat tersebut.

Kelompok vitamin B mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Apabila minum 1-2 jenis vitamin B secara berlebihan mungkin bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hubungan tersebut, sehingga justru menyebabkan kekurangan vitamin B jenis lain.

Sumber:Suara Karya Online
00:45 | 2 comments

Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin


Banyak suplemen vitamin yang beredar di pasaran tidak mencantumkan kapan waktu terbaik mengkonsumsinya, apakah dikonsumsi pada pagi atau sore hari, serta apakah saat perut masih kosong atau sesudah makan. Tak ada aturan yang jelas seputar masalah itu, menyebabkan saat-saat minum vitamin kadang menjadi masa yang membingungkan. Karena kalau vitamin itu hanya numpang lewat saja– akibat konsumsi yang tidak tepat– kan sayang sekali. Menurut Barbara Paulsen pakar kesehatan dari Amerika, konsumsi vitamin boleh dilakukan kapan saja begitu kita ingat. Sebab, hanya sedikit perbedaan manfaat yang diperoleh jika mengonsumsi vitamin secara teratur.


Bagi mereka yang ingin mengonsumsi vitamin secara teratur, Barbara Paulsen menyebut sejumlah tips yang bisa dilakukan agar manfaat vitamin lebih optimal. Katanya, konsumsilah vitamin bersama makanan untuk membantu proses penyerapan oleh tubuh. Karena ada sebagian vitamin dan mineral, seperti misalnya, pil zat besi yang berdampak keras bila dikonsumsi dalam perut keadaan kosong. “Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, ada baiknya mengonsumsi pil zat besi bersama makanan,” ujar Paulsen.


Begitupun dengan suplemen vitamin E yang saat ini kebanyakan dibuat bersalut lemak. Untuk memperoleh manfaat yang lebih besar, sebaiknya konsumsi suplemen vitamin E bersama cairan berlemak seperti segelas susu.


Tentang suplemen kalsium, Barbara menganjurkan, lebih baik mengonsumsi kalsium berdosis 300 mg atau kurang, dibandingkan dengan mengasup kalsium dalam jumlah besar sekaligus. Ada baiknya menambah dosis 10 persen jika mengkonsumsi kalsium bersama makanan atau biji-bijian karena bisa menahan proses penyerapan oleh tubuh.


Vitamin dan mineral adalah zat utama bagi fungsi tubuh dan kesehatan. Bermacam-macam jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12, biotin, cholin, asam folat & inositol), C, D, E, Kalsium, Fluorida, Yodium, Zat Besi, Kalium natrium dan sebagainya. Jumlah kebutuhan yang disarankan per hari atau RDA (Recommended Dietary Allowance) adalah jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Standar jumlah yang dibutuhkan tubuh dibuat oleh USA Academy of Sciences dan diperkirakan cukup untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan kekurangan vitamin dan mineral pada orang dewasa. Jumlah kebutuhan ini berbeda menurut umur dan jenis kelamin.


Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan sehari-hari. Diet yang seimbang dengan makanan yang bervariasi, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari (biji-bijian/cereal, ikan, ayam, daging, susu, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang kering, sayur hijau segar).
Menurut Barbara Paulsen, bila konsumsi vitamin dan mineral telah diperoleh melalui makanan sebenarnya tidak diperlukan lagi tambahan suplemen vitamin dan mineral, kecuali pada kondisi khusus. Kini banyak suplemen vitamin dan mineral yang beredar di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter.


Vitamin dan mineral diberikan terutama pada semasa hamil, menyusui, pada bayi yang lahir premature. Penderita penyakit kronis/serius yang mengakibatkan malnutrisi. Penyakit/kondisi tertentu seperti gagal ginjal, membutuhkan diet rendah protein, gangguan penyerapan lambung, dehidrasi (dimana dibutuhkan mineral kalium/natrium/lain-lainnya).
Untuk penyakit batuk-pilek, bisa dibantu dengan vitamin C– meski belum semua dokter setuju dengan pendapat itu. Bagi orang-orang yang menjalankan diet vegetarian (yaitu diet sayur-sayuran tanpa susu/telur), akan mengalami kekurangan vitamin B12.


Manfaat dan kebutuhan vitamin dan mineral yang dianjurkan:
  • Untuk Vitamin A, jumlah yang dianjurkan per hari 5000 International Unit (IU). Vitamin A dapat membantu daya penglihatan malam/warna, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Vitamin B1 (Thiamin), jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1.5 mg. Vitamin B1 untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan susunan syaraf.
  • Untuk Vitamin B2 (Riboflavin), jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Sementara asam folat, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Asam folat berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan.
  • Untuk vitamin C, jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg. Kegunaannya untuk membantu penyembuhan luka, penyerapan zat besi dan kalsium serta mempertahankan kesehatan kulit dan jaringan.
  • Sementara vitamin E, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 30 IU. Vitamin ini mempertahankan kesehatan umum dan kesehatan kulit dan rambut. Vitamin K untuk membantu pembekuan darah pada luka.
  • Untuk kalsium, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1000 mg. Kalsium berguna untuk pembentukan gigi dan tulang, membantu pembekuan darah pada luka serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
  • Fluorida berguna untuk membantu pencegahan kerusakan gigi/karies. Sedangkan Yodium, jumlah yang dianjurkan per hari 150 mcg berguna untuk membantu kesehatn metabolisme tubuh dan mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI).
  • Pada zat besi, jumlah yang dianjurkan per hari 18 mcg. Zat besi berguna membantu pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, mencegah anemia. Sedangkan kalium/natrium, berguna untuk mempertahankan keseimbangan garam dan air dalam tubuh serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Ditegaskan, mengkonsumsi vitamin tidak ada efek sampingnya, kecuali bila dimakan secara berlebihan (Vitamin B, C larut dalam air, sehingga apabila terdapat jumlah yang berlebihan akan dikeluarkan. Namun vitamin A, D, E dan K larut dalam lemak, sehingga jumlah yang berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan).


Vitamin A yang berlebihan menyebabkan penumpukan kalsium dalam otot, penglihatan kabur, rambut rontok dan kulit kering/kuning. Vitamin D yang berlebihan menyebabkan perubahan tulang, kegagalan pertumbuhan pada anak, penumpukan kalsium dalam otot/organ tubuh, batu/kegagalan ginjal dan arthritis (penyakit persendian).





Kalsium yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan zat kalsium dalam otot/organ tubuh. Kalsium/natrium yang berlebihan menyebabkan perubahan dalam tekanan darah/ritme jantung dan kerusakan syaraf/ginjal.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah suplementasi vitamin dan mineral tidak bisa untuk mengganti makanan pokok. Meskipun pembelian vitamin dan mineral tidak perlu resep dokter, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai minum obat tersebut.


Kelompok vitamin B mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Apabila minum 1-2 jenis vitamin B secara berlebihan mungkin bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hubungan tersebut, sehingga justru menyebabkan kekurangan vitamin B jenis lain.


Sumber:Suara Karya Online
00:45 | 2 comments

Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin


Banyak suplemen vitamin yang beredar di pasaran tidak mencantumkan kapan waktu terbaik mengkonsumsinya, apakah dikonsumsi pada pagi atau sore hari, serta apakah saat perut masih kosong atau sesudah makan. Tak ada aturan yang jelas seputar masalah itu, menyebabkan saat-saat minum vitamin kadang menjadi masa yang membingungkan. Karena kalau vitamin itu hanya numpang lewat saja– akibat konsumsi yang tidak tepat– kan sayang sekali. Menurut Barbara Paulsen pakar kesehatan dari Amerika, konsumsi vitamin boleh dilakukan kapan saja begitu kita ingat. Sebab, hanya sedikit perbedaan manfaat yang diperoleh jika mengonsumsi vitamin secara teratur.


Bagi mereka yang ingin mengonsumsi vitamin secara teratur, Barbara Paulsen menyebut sejumlah tips yang bisa dilakukan agar manfaat vitamin lebih optimal. Katanya, konsumsilah vitamin bersama makanan untuk membantu proses penyerapan oleh tubuh. Karena ada sebagian vitamin dan mineral, seperti misalnya, pil zat besi yang berdampak keras bila dikonsumsi dalam perut keadaan kosong. “Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, ada baiknya mengonsumsi pil zat besi bersama makanan,” ujar Paulsen.


Begitupun dengan suplemen vitamin E yang saat ini kebanyakan dibuat bersalut lemak. Untuk memperoleh manfaat yang lebih besar, sebaiknya konsumsi suplemen vitamin E bersama cairan berlemak seperti segelas susu.


Tentang suplemen kalsium, Barbara menganjurkan, lebih baik mengonsumsi kalsium berdosis 300 mg atau kurang, dibandingkan dengan mengasup kalsium dalam jumlah besar sekaligus. Ada baiknya menambah dosis 10 persen jika mengkonsumsi kalsium bersama makanan atau biji-bijian karena bisa menahan proses penyerapan oleh tubuh.


Vitamin dan mineral adalah zat utama bagi fungsi tubuh dan kesehatan. Bermacam-macam jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12, biotin, cholin, asam folat & inositol), C, D, E, Kalsium, Fluorida, Yodium, Zat Besi, Kalium natrium dan sebagainya. Jumlah kebutuhan yang disarankan per hari atau RDA (Recommended Dietary Allowance) adalah jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Standar jumlah yang dibutuhkan tubuh dibuat oleh USA Academy of Sciences dan diperkirakan cukup untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan kekurangan vitamin dan mineral pada orang dewasa. Jumlah kebutuhan ini berbeda menurut umur dan jenis kelamin.


Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan sehari-hari. Diet yang seimbang dengan makanan yang bervariasi, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari (biji-bijian/cereal, ikan, ayam, daging, susu, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang kering, sayur hijau segar).
Menurut Barbara Paulsen, bila konsumsi vitamin dan mineral telah diperoleh melalui makanan sebenarnya tidak diperlukan lagi tambahan suplemen vitamin dan mineral, kecuali pada kondisi khusus. Kini banyak suplemen vitamin dan mineral yang beredar di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter.


Vitamin dan mineral diberikan terutama pada semasa hamil, menyusui, pada bayi yang lahir premature. Penderita penyakit kronis/serius yang mengakibatkan malnutrisi. Penyakit/kondisi tertentu seperti gagal ginjal, membutuhkan diet rendah protein, gangguan penyerapan lambung, dehidrasi (dimana dibutuhkan mineral kalium/natrium/lain-lainnya).
Untuk penyakit batuk-pilek, bisa dibantu dengan vitamin C– meski belum semua dokter setuju dengan pendapat itu. Bagi orang-orang yang menjalankan diet vegetarian (yaitu diet sayur-sayuran tanpa susu/telur), akan mengalami kekurangan vitamin B12.


Manfaat dan kebutuhan vitamin dan mineral yang dianjurkan:
  • Untuk Vitamin A, jumlah yang dianjurkan per hari 5000 International Unit (IU). Vitamin A dapat membantu daya penglihatan malam/warna, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Vitamin B1 (Thiamin), jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1.5 mg. Vitamin B1 untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan susunan syaraf.
  • Untuk Vitamin B2 (Riboflavin), jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Sementara asam folat, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Asam folat berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan.
  • Untuk vitamin C, jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg. Kegunaannya untuk membantu penyembuhan luka, penyerapan zat besi dan kalsium serta mempertahankan kesehatan kulit dan jaringan.
  • Sementara vitamin E, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 30 IU. Vitamin ini mempertahankan kesehatan umum dan kesehatan kulit dan rambut. Vitamin K untuk membantu pembekuan darah pada luka.
  • Untuk kalsium, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1000 mg. Kalsium berguna untuk pembentukan gigi dan tulang, membantu pembekuan darah pada luka serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
  • Fluorida berguna untuk membantu pencegahan kerusakan gigi/karies. Sedangkan Yodium, jumlah yang dianjurkan per hari 150 mcg berguna untuk membantu kesehatn metabolisme tubuh dan mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI).
  • Pada zat besi, jumlah yang dianjurkan per hari 18 mcg. Zat besi berguna membantu pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, mencegah anemia. Sedangkan kalium/natrium, berguna untuk mempertahankan keseimbangan garam dan air dalam tubuh serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Ditegaskan, mengkonsumsi vitamin tidak ada efek sampingnya, kecuali bila dimakan secara berlebihan (Vitamin B, C larut dalam air, sehingga apabila terdapat jumlah yang berlebihan akan dikeluarkan. Namun vitamin A, D, E dan K larut dalam lemak, sehingga jumlah yang berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan).


Vitamin A yang berlebihan menyebabkan penumpukan kalsium dalam otot, penglihatan kabur, rambut rontok dan kulit kering/kuning. Vitamin D yang berlebihan menyebabkan perubahan tulang, kegagalan pertumbuhan pada anak, penumpukan kalsium dalam otot/organ tubuh, batu/kegagalan ginjal dan arthritis (penyakit persendian).





Kalsium yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan zat kalsium dalam otot/organ tubuh. Kalsium/natrium yang berlebihan menyebabkan perubahan dalam tekanan darah/ritme jantung dan kerusakan syaraf/ginjal.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah suplementasi vitamin dan mineral tidak bisa untuk mengganti makanan pokok. Meskipun pembelian vitamin dan mineral tidak perlu resep dokter, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai minum obat tersebut.


Kelompok vitamin B mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Apabila minum 1-2 jenis vitamin B secara berlebihan mungkin bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hubungan tersebut, sehingga justru menyebabkan kekurangan vitamin B jenis lain.


Sumber:Suara Karya Online
00:45 | 2 comments

Cara Tepat Mengonsumsi Vitamin


Banyak suplemen vitamin yang beredar di pasaran tidak mencantumkan kapan waktu terbaik mengkonsumsinya, apakah dikonsumsi pada pagi atau sore hari, serta apakah saat perut masih kosong atau sesudah makan. Tak ada aturan yang jelas seputar masalah itu, menyebabkan saat-saat minum vitamin kadang menjadi masa yang membingungkan. Karena kalau vitamin itu hanya numpang lewat saja– akibat konsumsi yang tidak tepat– kan sayang sekali. Menurut Barbara Paulsen pakar kesehatan dari Amerika, konsumsi vitamin boleh dilakukan kapan saja begitu kita ingat. Sebab, hanya sedikit perbedaan manfaat yang diperoleh jika mengonsumsi vitamin secara teratur.


Bagi mereka yang ingin mengonsumsi vitamin secara teratur, Barbara Paulsen menyebut sejumlah tips yang bisa dilakukan agar manfaat vitamin lebih optimal. Katanya, konsumsilah vitamin bersama makanan untuk membantu proses penyerapan oleh tubuh. Karena ada sebagian vitamin dan mineral, seperti misalnya, pil zat besi yang berdampak keras bila dikonsumsi dalam perut keadaan kosong. “Untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan, ada baiknya mengonsumsi pil zat besi bersama makanan,” ujar Paulsen.


Begitupun dengan suplemen vitamin E yang saat ini kebanyakan dibuat bersalut lemak. Untuk memperoleh manfaat yang lebih besar, sebaiknya konsumsi suplemen vitamin E bersama cairan berlemak seperti segelas susu.


Tentang suplemen kalsium, Barbara menganjurkan, lebih baik mengonsumsi kalsium berdosis 300 mg atau kurang, dibandingkan dengan mengasup kalsium dalam jumlah besar sekaligus. Ada baiknya menambah dosis 10 persen jika mengkonsumsi kalsium bersama makanan atau biji-bijian karena bisa menahan proses penyerapan oleh tubuh.


Vitamin dan mineral adalah zat utama bagi fungsi tubuh dan kesehatan. Bermacam-macam jenis vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B kompleks (B1, B2, B3, B5, B6, B12, biotin, cholin, asam folat & inositol), C, D, E, Kalsium, Fluorida, Yodium, Zat Besi, Kalium natrium dan sebagainya. Jumlah kebutuhan yang disarankan per hari atau RDA (Recommended Dietary Allowance) adalah jumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Standar jumlah yang dibutuhkan tubuh dibuat oleh USA Academy of Sciences dan diperkirakan cukup untuk pertumbuhan anak-anak dan pencegahan kekurangan vitamin dan mineral pada orang dewasa. Jumlah kebutuhan ini berbeda menurut umur dan jenis kelamin.


Cara terbaik untuk mendapatkan vitamin dan mineral adalah dari makanan sehari-hari. Diet yang seimbang dengan makanan yang bervariasi, sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari (biji-bijian/cereal, ikan, ayam, daging, susu, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, kacang kering, sayur hijau segar).
Menurut Barbara Paulsen, bila konsumsi vitamin dan mineral telah diperoleh melalui makanan sebenarnya tidak diperlukan lagi tambahan suplemen vitamin dan mineral, kecuali pada kondisi khusus. Kini banyak suplemen vitamin dan mineral yang beredar di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter.


Vitamin dan mineral diberikan terutama pada semasa hamil, menyusui, pada bayi yang lahir premature. Penderita penyakit kronis/serius yang mengakibatkan malnutrisi. Penyakit/kondisi tertentu seperti gagal ginjal, membutuhkan diet rendah protein, gangguan penyerapan lambung, dehidrasi (dimana dibutuhkan mineral kalium/natrium/lain-lainnya).
Untuk penyakit batuk-pilek, bisa dibantu dengan vitamin C– meski belum semua dokter setuju dengan pendapat itu. Bagi orang-orang yang menjalankan diet vegetarian (yaitu diet sayur-sayuran tanpa susu/telur), akan mengalami kekurangan vitamin B12.


Manfaat dan kebutuhan vitamin dan mineral yang dianjurkan:
  • Untuk Vitamin A, jumlah yang dianjurkan per hari 5000 International Unit (IU). Vitamin A dapat membantu daya penglihatan malam/warna, serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Vitamin B1 (Thiamin), jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1.5 mg. Vitamin B1 untuk membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan susunan syaraf.
  • Untuk Vitamin B2 (Riboflavin), jumlah yang dianjurkan per hari 1.7 mg. Vitamin itu membantu melepaskan energi dari makanan serta mempertahankan kesehatan kulit dan rambut.
  • Sementara asam folat, jumlah yang dianjurkan per hari 400 mcg. Asam folat berguna untuk membantu pembentukan sel darah merah, mempertahankan kesehatan sistim pencernaan.
  • Untuk vitamin C, jumlah yang dianjurkan per hari 60 mg. Kegunaannya untuk membantu penyembuhan luka, penyerapan zat besi dan kalsium serta mempertahankan kesehatan kulit dan jaringan.
  • Sementara vitamin E, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 30 IU. Vitamin ini mempertahankan kesehatan umum dan kesehatan kulit dan rambut. Vitamin K untuk membantu pembekuan darah pada luka.
  • Untuk kalsium, jumlah yang dianjurkan per hari sebanyak 1000 mg. Kalsium berguna untuk pembentukan gigi dan tulang, membantu pembekuan darah pada luka serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
  • Fluorida berguna untuk membantu pencegahan kerusakan gigi/karies. Sedangkan Yodium, jumlah yang dianjurkan per hari 150 mcg berguna untuk membantu kesehatn metabolisme tubuh dan mencegah Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKI).
  • Pada zat besi, jumlah yang dianjurkan per hari 18 mcg. Zat besi berguna membantu pembentukan haemoglobin dalam sel darah merah, mencegah anemia. Sedangkan kalium/natrium, berguna untuk mempertahankan keseimbangan garam dan air dalam tubuh serta mempertahankan kesehatan fungsi syaraf dan otot.
Ditegaskan, mengkonsumsi vitamin tidak ada efek sampingnya, kecuali bila dimakan secara berlebihan (Vitamin B, C larut dalam air, sehingga apabila terdapat jumlah yang berlebihan akan dikeluarkan. Namun vitamin A, D, E dan K larut dalam lemak, sehingga jumlah yang berlebihan akan disimpan dalam tubuh dan akan menyebabkan keracunan).


Vitamin A yang berlebihan menyebabkan penumpukan kalsium dalam otot, penglihatan kabur, rambut rontok dan kulit kering/kuning. Vitamin D yang berlebihan menyebabkan perubahan tulang, kegagalan pertumbuhan pada anak, penumpukan kalsium dalam otot/organ tubuh, batu/kegagalan ginjal dan arthritis (penyakit persendian).





Kalsium yang berlebihan akan menyebabkan penumpukan zat kalsium dalam otot/organ tubuh. Kalsium/natrium yang berlebihan menyebabkan perubahan dalam tekanan darah/ritme jantung dan kerusakan syaraf/ginjal.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah suplementasi vitamin dan mineral tidak bisa untuk mengganti makanan pokok. Meskipun pembelian vitamin dan mineral tidak perlu resep dokter, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai minum obat tersebut.


Kelompok vitamin B mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Apabila minum 1-2 jenis vitamin B secara berlebihan mungkin bisa menyebabkan gangguan keseimbangan hubungan tersebut, sehingga justru menyebabkan kekurangan vitamin B jenis lain.


Sumber:Suara Karya Online
00:45 | 2 comments

Kebiasaan Menyenangkan tapi Berbahaya

Written By Admin on Thursday, 1 October 2009 | 21:33

PERNAHKAH Anda membunyikan leher untuk menghilangkan ketegangan? Atau mengucek mata dengan harapan bisa melihat lebih jelas dan membunyikan ruas-ruas jari tangan untuk mengusir kebosanan saat Anda sama sekali tidak punya pekerjaan? Jika pernah, Anda tidak sendiri, banyak orang yang melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini tapi tahukah Anda, bahwa kebiasaan-kebiasaan kecil ini berdampak buruk bagi kesehatan

1. Mengucek mata

Mulailah menghindari kebiasaan yang satu ini. Menurut para dokter, gosokan yang lembut sekalipun pada mata bisa meningkatkan tekanan yang memicu terjadinya glaucoma atau penyakit kebutaan. Sebuah studi juga menemukan kalau memakai kaca mata renang, tidur telungkup atau melakukan olahraga di gym bisa memicu glaucoma dan penyakit mata yang berkaitan dengan tekanan mata lainnya.

Setiap sentuhan yang mengenai kelopak mata, menurut profesor Charles McMonnies dariUniversity of New South Wales Shool of Optometry and Vision Science, bisa meningkatkan tekanan mata. Sentuhan ringan akan menambah sedikit tekanan tapi sentuhan yang kuat bisa memicu peningkatan tekanan 3-5 kali dari tekanan normal.

Karena itu, ada baiknya lebih berhati-hati dalam menyeka mata berair atau make-up di sekitar mata. Proses ini melibatkan kontak dengan kelopak mata. Dalam kasus mengucek mata, yang meilibatkan kelopak dan juga bola mata, tekanan mata bisa meningkat 10 kali lipat dari normal. Masih ingin mengucek mata? Anda baiknya mulai dihentikan.

2. Membunyikan leher

Dengan membunyikan leher, berarti Anda turut meregangkan jaringan ikat persendian yang berfungsi mendukung dan menstabilkan persendian leher. Meregangkan persendian akan menyebabkan hipermobilitas di mana persendian telah kehilangan kelenturan alaminya

Karena jaringan ikat persendian menjadi kendur, otot-otot kecil yang menghubungkan ruas-ruas tulang punggung menjadi kencang. Otot-otot ini harus bekerja lebih keras untuk menetralkan hilangnya keseimbangan akibat kendurnya jaringan pengikat sendi. Hal ini akan membuat leher terasa kaku dan tegang. Saat ketegangan semakin menumpuk dan leher semakin tidak nyaman, Anda kembali ingin memanipulasi leher dengan cara membunyikan. Akibatnya, proses buruk yang sama akan kembali terulang.

3. Membunyikan ruas-ruas jari
Hal ini mungkin seringkali Anda lakukan tanpa sadar. Burukkah bagi kesehatan? Menurut sebuah studi dengan 300 partisipan yang dipublikasikan di Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics, hal ini bisa memicu kerusakan persendian. Studi ini memang tidak menemukan hubungan antara membunyikan persendian dengan radang sendi, tetapi kebiasaan ini mengakibatkan kerusakan lain termasuk kerusakan jaringan lunak hingga kapsul persendian serta melemahnya daya cengkram.


4. Mengorek telinga
Jika hal ini sudah menjadi kebiasaan Anda, ada baiknya mempertimbangkannya kembali. Jika telinga Anda gatal atau sakit, lebih baik berkonsultasi dengan dokter daripada menyelesaikan masalah Anda sendiri. Menurut dr Peter Roland dari University of Texas, menggunakan cotton bud berisiko melubangi gendang telinga, menyebabkan perdarahan dan hilangnya pendengaran yang bersifat sementara.
Upaya mengeluarkan tumpukan lilin telinga ada baiknya diserahkan kepada dokter. Sebab, lilin ini berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran, sel-sel kulit mati dan rambut ke dalam telinga. Kelebihan lilin secara alami akan dikeluarkan melalui saluran telinga, dibantu oleh gerakan mengunyah dari rahang. Lilin ini juga berfungsi dalam mekanisme pembersihan serta mengandung antibakteri dan pelumas. Menyodokkan benda kecil ke dalam justru bisa merusak pembentukan alami lilin sehingga menyebabkan lilin menjadi padat, menjadi penghambat dan memicu infeksi.





Penulis : Ikarowina Tarigan

http://www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php/read/2009/07/18/1407/5/Kucek-Mata-Bisa-Sebabkan-Glaukoma

21:33 | 0 comments

Welcome Guys

ayo sehat tips sehat diabetes
makan sehat apa aja dimakan
oke lah kalo begitu

Categories