Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

gabunglah dengan ribuan orang pecinta "HIDUP sehat"

Showing posts with label tes aja. Show all posts
Showing posts with label tes aja. Show all posts

China Eksportir terbesar

Written By Admin on Monday, 11 January 2010 | 01:04

VIVAnews - China kini menyalip Jerman sebagai eksportir terbesar di dunia. Sebelumnya, Negeri Panda itu sudah berstatus sebagai produsen terbesar otomotif dan baja dunia. Ini memperkuat pandangan bahwa tengah terjadi pergeseran kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur.

Badan Cukai China, Minggu 10 Januari 2010, mengungkapkan bahwa nilai ekspor negara itu selama 2009 sebesar lebih dari US$1,2 triliun. Jumlah itu sudah lebih besar dari proyeksi nilai ekspor Jerman, yang sebesar US$1,17 triliun, versi organisasi perdagangan asing Jerman, BGA.

Badan Cukai China mengungkapkan bahwa nilai ekspor pada Desember lalu melonjak 17,7 persen setelah terus menurun selama 13 bulan. Kebangkitan itu merupakan "titik balik yang penting bagi para eksportir," kata ekonom Badan Cukai, Huang Guohua, kepada stasiun televisi CCTV.
01:04 | 3 comments

Pejabat operasi plastik

Written By Admin on Sunday, 10 January 2010 | 17:32

VIVAnews - Para pejabat di China kini tengah gandrung dengan tren baru: mempermak wajah melalui bedah plastik. Bagi mereka, permak wajah ini perlu demi menjaga citra dan penampilan, baik di depan publik maupun di depan kamera televisi.

Seorang ahli bedah plastik di China bernama Chen Huanran mengungkapkan, tiap tahun lebih dari 500 pejabat pemerintah China mendapat perawatan wajah dan bedah plastik di Union Medical College, Beijing.


 "Para pejabat itu muncul di televisi lebih sering dibanding sebelumnya. Mereka juga lebih sering berbicara di hadapan orang banyak. Mereka ingin memastikan punya penampilan memadai seperti yang seharusnya dimiliki seorang pejabat pemerintahan," kata Dr. Chen, seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, 1 Januari 2010.

17:32 | 2 comments

uji coba lagi

VIVAnews - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum menemukan penyimpangan di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, saat inspeksi mendadak malam ini, Minggu 10 Januari 2010. Temuan itu di antaranya pemberian fasilitas berlebih pada para tahanan.

"Kami menerima laporan dari publik mengenai penyimpagan yang terdapat di Rutan Pondok Bambu, kami berkoordinasi dengan Pak Patrialis (Menteri Hukum dan HAM) dan dia memberi izin sidak," kata Sekretaris Satgas Denny Indrayana.

Beberapa narapidana yang melanggar di antaranya terpidana kasus suap terhadap jaksa Urip Tri Gunawan, Artalita Suryani (Ayin). Artalita mendapat ruangan terpisah dengan tahanan lain dengan fasilitas mewah. Ruangan besar, televisi, kulkas, dan meja kantor. "Saat kami datang, dia sedang mendapat perawatan gigi," katanya.

Kemudian, setelah di ruangan Artalita, di lantai 3, Satgas lalu menuju blok lain. Di lantai 2 Satgas menemukan kasus yang sama. Bahkan di ruangan Aling, tahanan kasus narkotika, memiliki fasilitas karauke, televisi, dan ruang lebih besar. Hal yang sama juga terjadi pada tahanan lain, Darmawati, Ines dan Ery.

"Ke depannya kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk penertiban ini. Pelanggaran-pelanggaran yang terjadi akan kami proses," ujarnya.
17:27 | 1 comments

Hotel di Rutan

IVAnews - Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum menyatakan akan menindaklanjuti hasil inspeksi mendadak di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Selain akan dikoordinasikan dengan Menteri Hukum dan HAM, temuannya juga akan dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami menemukan dugaan pelanggaran yang harus ditindaklanjuti," kata Anggota Satgas Mas Ahmad Santosa usai sidak, Minggu malam, 10 Januari 2010.

Dia mengatakan, sejumlah temuan mencengangkan diperoleh saat sidak di Rutan. Artalita Suryani misalnya, mendapat ruangan terpisah tahanan lain dengan fasilitas mewah. Ruangan besar, televisi, kulkas, ponsel pintar BlackBerry, dan meja kantor. "Bahkan dia sering bawa karyawannya masuk ke ruang tahanan untuk membicarakan perusahaan-perusahaannya," katanya. Artalita merupakan tahanan kasus suap terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan.

Menurut dia Ahmad, Artalita mengaku selama di penjara pernah keluar. Pertama saat ia sakit gigi, dan kedua saat dia melayat saudara yang meninggal. "Bahkan saat kami datang tadi, dia sedang dirawat kecantikan (berita sebelumnya perawatan gigi)," katanya.

Kemudian, setelah di ruangan Artalita, di lantai 3, Satgas lalu menuju blok lain. Di lantai 2 Satgas menemukan kasus yang sama. Bahkan di ruangan Aling, tahanan

kasus narkotika, memiliki fasilitas karauke, televisi, dan ruang lebih besar. Hal yang sama juga terjadi pada tahanan lain, Darmawati, Ines, dan Ery.

Sementara itu, setelah sidah selesai sekitar pukul 22.00, sejumlah pejabat rutan mengadakan rapat internal. Rapat dipimpin langsung Kepala Rutan Pondok Bambu Sarjo Wibowo. Namun, sejumlah pejabat tidak mau berkomentar soal rapat internalnya itu.
17:23 | 0 comments

Para Menteri yang Jadi Ketum Parpol Itu

Jakarta - Menko Perekonomian Hatta Rajasa resmi menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) setelah para peserta Kongres PAN di Batam memilihnya secara aklamasi. Melalui proses yang 'dramatis', akhirnya pria berambut putih ini pun akhirnya menambah deretan nama-nama menteri yang menjadi ketua umum (ketum) partai politik.

Sebelumnya, Menakertrans, Muhaimin Iskandar, dan Menteri Agama, Suryadharma Ali, telah mendahului langkah Hatta. Menteri Komunkasi dan Informasi Tifatul Sembiring juga menjadi Presiden PKS saat awal-awal menjadi menteri. Namun akhirnya Tifatul mundur dari jabatan tertinggi di partainya itu.

"Itu sudah menjadi kebiasaan di PKS," kata Tifatul saat dihubungi detikcom, Minggu (10/1/2010) malam.

Tifatul enggan berkomentar dengan terpilihnya Hatta Rajasa sebagai Ketua Umum PAN. Namun menurutnya semua tergantung orangnya masing-masing. "Dulu waktu Nurmahmudi Ismail (mantan Presiden PKS) jadi menteri dia juga mundur," cerita Tifatul.

Apakah posisi ketua umum partai bisa mengganggu kerja seorang menteri? "Tanya saja kepada yang bersangkutan," jawabnya diplomatis.

Dengan terpilihnya Hatta sebagai Ketum PAN, koalisi yang dibidani oleh Partai Demokrat diprediksi akan makin kuat saja. Saat kampanye pemilihan calon Ketum PAN, Hatta menegaskan soal sikap politiknya yang akan menguatkan koalisi dengan Partai Demokrat jika terpilih menjadi ketua umum PAN. Namun Hatta menjamin akan tetap menjaga sikap kritis partainya.

"Kita berkoalisi itu pilihan kita, pilihan partai termasuk Pak Amien sendiri yang menggagas besama-sama dengan Partai Demokrat," papar Hatta.

Muhaimin Iskandar dan Suryadharma Ali juga berhaluan tak jauh beda dengan Hatta. PKB dan PPP tampak adem ayem mendukung segala kebijakan pemerintah, sedikit agak berbeda dengan anggota koalisi lainnya yakni PKS dan Golkar yang kadang 'berulah'.

Posisi menteri yang merangkap menjadi ketua umum partai ini dipermasalahkan, meskipun Presiden SBY sendiri tak mempermasalahkan hal itu. Anggota DPR Dari PKB Lily Wahid mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi menggugat posisi Muhaimin Iskandar yang rangkap menjabat menteri dan Ketum PKB.

Pasal yang diujikan oleh adik kandung Gus Dur ini adalah pasal 23 huruf a,b dan c UU 39/2008 tentang Kementerian Negara. Dalam pasal itu disebutkan, menteri dilarang rangkap jabatan dan memimpin organisasi yang dibiayai APBN dan atau APBD. Lily menilai, partai adalah organisasi yang didanai oleh APBN/ APBD.

Menyindir Muhaimin, Lily membandingkan keponakan Gus Dur itu dengan Tifatul Sembiring yang mundur dari Presiden PKS saat jadi menteri.

"Tifatul Sembiring mundur ketika jadi menteri dari Presiden PKS, Marzuki Alie juga mundur walaupun hanya sebagai Sekjen, kenapa Muhaimin tidak?" kata Lili kepada detikcom 25 Desember lalu.

Tindakan Lily ini harus dibayar mahal. Dia dipecat sebagai Wakil Ketua Dewan Syuro PKB. Padahal, saat melawan Gus Dur lewat Muktamar PKB versi Ancol dulu, Lily ikut berjuang 'melawan' kakak kandungnya yang kini telah tiada itu.

Mahkamah Konstitusi lah yang nantinya akan menjawab semua ini. Jika permohonan Lily Wahid dikabulkan, maka mau tak mau tiga menteri yang juga menjadi ketum partai di atas harus memilih antara dua jabatan itu. Karena putusan MK bersifat final dan mengikat, tanpa ada upaya hukum lain.
17:17 | 1 comments

Welcome Guys

ayo sehat tips sehat diabetes
makan sehat apa aja dimakan
oke lah kalo begitu

Categories